|
||||||
|
(Vibiznews - ICT) - Bluetooth sepertinya sudah merupakan hal yang bukan baru lagi di bidang komunikasi data nirkabel. Bluetooth yang dikembangkan untuk transfer data ini sudah cukup memudahkan bagi pengguna ponsel. Namun sekarang telah muncul standard nirkabel dengan frekuensi yang sama, 2.4GHz, yaitu Standard ZigBee. Standard ini memang tidak akan sepopuler Bluetooth bagi masyarakat umum. Karena ZigBee dikembangkan lebih spesifik untuk wireless sensor atau aplikasi lain yang tidak memerlukan kecepatan yang tinggi. Bagi para praktisi di bidang microcontroler, ZigBee merupakan pilihan menarik jika ingin mengembangkan jaringan nirkabel asal kecepatan yang gunakan tidak lebih dari 256kbps. Jangkauannya sekitar 300m sampai 1km (line of sight) tergantung daya yang digunakan. Dengan spesifikasi seperti itu, aplikasi untuk data akuisisi dan sensor nirkabel cukup mudah untuk dirancang. Yang lebih menarik lagi, jaringan yang dapat digunakan adalah point-to-point, point-to-multipoint dan mesh networking. Tidak seperti Bluetooth yang hanya dapat tersusun 7 node dalam satu jaringan, ZigBee mampu menangani sampai ZigBee kini telah hadir untuk keperluan yang jauh lebih sederhana dibanding standar nirkabel lain yang sudah lebih dulu digunakan. Yang dikatakan sederhana adalah paket data yang tidak terlalu besar dan dalam jarak yang juga tidak terlalu luas. Ada tiga frekuensi yang digunakan untuk ZigBee. Masing-masing frekuensi memiliki kecepatan (data rate berbeda-beda), yaitu 2,4 GHz dengan kecepatan sebesar 250 Kbps yang digunakan untuk di seluruh dunia, 868 MHz dengan kecepatan 40 Kbps untuk di Eropa, dan 915 MHz dengan kecepatan 20 Kbps untuk di Amerika. Sedangkan kecepatan dan jumlah channel masing-masing adalah satu channel (channel 0) untuk frekuensi 915 MHz, 10 channel (channel 1 sampai 10) untuk frekuensi 868 MHz, dan 16 channel (channel 11 sampai 26) untuk frekuensi 2,4 GHz. Jarak yang mampu ditempuh oleh ZigBee tanpa repeater atau penguat sinyal adalah 10 meter sampai 30 meter. Bila menggunakan penguat sinyal dapat mencapai 100 meter. ZigBee sendiri dapat dirangkai dengan menggunakan topologi jaringan bervariasi, yaitu Star, Mesh (Peer to Peer), dan Cluster Tree (gabungan star dan mesh). Jumlah nodes (perangkat) yang dapat terhubung dengan local address dalam satu jaringan ZigBee yang sederhana dapat mencapai 65000 perangkat lebih atau tepatnya 2 16. Bahkan untuk jaringan yang lebih luas dapat mencapai 264, cukup banyak bukan? Personal Area Network Salah satu kandidat yang menggantikan peranan infra merah pada jaringan Personal Area Network ini adalah bluetooth. Berbeda dengan infrared yang memanfaatkan sinar infra merah, bluetooth menggunakan gelombang radio. Sehingga dalam penggunaannya tidak perlu dilakukan secara berhadap-hadapan. Namun berhubung sampai saat ini bluetooth masih memerlukan biaya yang besar, maka untuk keperluan kontrol perangkat elektronik, infra merah masih nomor satu. [B]Jumlah Nodes[/B] [B]Latency[/B] [B]Daya Listrik[/B] Berbeda dengan bluetooth, yang dalam pengoperasiannya membutuhkan daya yang besar apalagi pada perangkat bluetooth tidak dikenal status diam. Oleh sebab itu jika ZigBee dapat dioperasikan dengan baterai AA atau AAA biasa, bluetooth harus dengan baterai rechargeable (contohnya ponsel atau PDA). Satu lagi yang menjadi ciri khas ZigBee adalah konsumsi daya yang sangat kecil. Hal ini dikarenakan kemampuan diam yang dimiliki oleh perangkat ZigBee ketika tidak digunakan. Sehingga pemakaian daya listrik dapat lebih hemat. Sumber : http://www.managementfile.com Oleh: Rinella Putri Dihari yang penuh rahmat dan kemenangan ini saya dan keluarga mengucapkan selamat Hari Raya Idul fitri 1430 H Mohon Maaf Lahir dan bathin. Dear all, Saat ini aku coba untuk mengotak atik blog baru saya ini, walau baru tapi aku merasa ini yang harus aku coba itung iseng-iseng melihat teman-temanku sudah mulai menggarap blog pribadi masing-masing meski tadinya malas tapi yaa kenapa tidak untuk dicoba… Dasar harus begini makanya saya garap blog pribadi yang tadinya sih masih menunggu ilham untuk membuat blog ini, akhirnya malam sabtu ini sambil menunggu ngantuk makanya saya coba untuk mengisi blog ini. Continue reading Iseng-iseng tapi mau |
||||||
|
Copyright © 2010 www.apedthea.com - All Rights Reserved |
||||||